Desir kegandrung kulihat bintang,
Tertutup halimun
sang bunga malam,
Terbekuk lara sang jingga shubuh,
Laksana dirimu
kampul tak melambai
Kubisikkan laramu pada-Nya,
Kubisikkan ihwalmu
pada-Nya,
Kubisikan segalanya kala gempita dunia ini memecah kalbu,
Tenang dirimu pada-Nya
Kulukis paras cahayamu di balik senja nan jingga,
Agar sang bunga malam terbit tak kian jemu
Teringat lambaian tanganmu kampul kampul dalam mimpiku,
Kicau lirihmu memecah kalbu,
Gelap, gelap tapi gempita saat itu, hey...
Hey.. Kuangkat dirimu yang kian merintih,
Tangis
lukamu memerah deras,
Kuangkat, kuangkat hingga awan ikut menjunjungmu..
Tidurlah beralas awan,
Semakin cepat kau tertidur,
Semakin cepat kita bertemu.
Kalih N. Kusuma - An-Najmal Gorbiyyah (Bintang Barat)
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Langganan:
Komentar (Atom)


- Follow Me on Twitter!
- "Add me on Facebook!
- RSS
Contact